hajifuroda

Kabah Yang Amat Dirindukan

Kisah nyata, ketika seseorang yang akan naik haji, baik haji reguler, haji khusus maupun Haji Furoda, pergi dalam keadaan sakit, tetapi masih mendorong dirinya sendiri agar sanggup, di pesawat tiga penumpang terpaksa meninggalkan kursi mereka sehingga orang sakit dapat pergi tidur karena mereka tidak cukup kuat untuk duduk, lalu tiga penumpang duduk. Tampaknya penyakitnya serius. Tetapi yang terjadi ketika dia tiba di Mekah adalah mukarramah. Dia mulai terlihat sehat dan unik ketika dia tiba dan melihat Ka’bah, dia tidak pernah tampak sakit dan segera tawaaf dan sa’i berjalan dan berlari.

Ada banyak kisah nyata seperti ini, dimulai dengan kekambuhan kaki asam urat atau nenek yang hanya berjalan harus didukung. Ternyata sangat kuat untuk melakukan tawaaf dan sa’i dengan jarak total beberapa kilometer.

Hati umat Islam akan selalu condong ke arah Ka’bah. Ini adalah doa yang dipersembahkan oleh Nabi Ibrahim alaihissalam. Beliau alaihissalam berdoa:

Ya Rabb kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Rabb kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezkilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur. (QS: Ibrahim: 37).

Syaikh Abdurrahman As-Sa’di rahimahullah berkata sebagai berikut;

Allah mewajibkan haji ke baitullah di mana Allah menempatkan anak keturuan nabi Ibrahim dan Alah menjadikannya suatu rahasia mengagumkan, memikat di hati. Yaitu orang berhaji (ke ka’bah) dan tidak ditunaikan terus menerus. Bahkan setiap kali seorang hamba pergi bolak-balik ke ka’bah maka semakn bertambah kerinduannya, semakin besar kecintaannya dan kerinduannya.  (Taisir karimir rahmah, hal 427)

Bertekad untuk kembali ke ka’bah

Ka’bah itu dijadikan oleh Allah sebagai tumpuan hati umat Islam. Hati manusia cenderung kepada ka’bah dan apabila sudah pernah ke sana, ia akan sentiasa bertekad dan berharap, Saya akan kembali secepat mungkin ke ka’bah.

Semoga Allah memudahkan setiap muslimin dan muslimat untuk mengunjungi rumah Allah.

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush shalihaat, wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallam